#14 Kaidah Terbang Lebah

Kaidah terbang lebah adalah satu judul dari 29 tulisan dari kolom kamisan Hasan Aspahani, yang mungkin diunggulkan, hingga menjadi judul di halaman muka buku ini. Tulisan berjudul sama ditaruh di tulisan ketiga dalam buku ini. Isinya? Tentu saja tentang lebah. Betapa lebah memiliki pola kehidupan yang banyak memberi hikmah bagi manusia. Oleh Hasan, kita diingatkan…

#12 Meraba Indonesia

“Menulis Indonesia bagaikan mengisahkan sekelumit misteri yang rumit sekaligus menantang. Tak ubahnya mengupas sebiji bawang. Lapisan demi lapisan menguak sejarah, namun begitu terkuak, mata kita perih karenanya. Tapi, biarlah mata ini perih. Yang terutama adalah saya berusaha mengelupasi lapisan-lapisan”. –Ahmad Yunus, halaman 19 buku Meraba Indonesia

#9 Yoyoh Yusroh: Mutiara yang Telah Tiada

Disana, disisi-Mu, dia pasti telah tersenyum. Tanpa gurat-gurat lelah. Maka biarlah, ceritera kehidupannya menjadi jariyah juga, yang tak usai, terus berderai.Saya kebingungan, memulai review dengan kalimat apa untuk buku yang dalam tiga jam-an ini saya selesaikan. Benar-benar speechless. Cuma bisa terus membiarkan airmata menggenang di pipi, membiarkan hidung memerah, merasai.

#5 Serial Cinta

Seorang  saudara berkata bahwa karya Anis Matta yang berjudul ‘Serial Cinta’ ini adalah karyanya yang paling laris dibandingkan dengan karya-karyanya yang lain. Menyoal cinta berarti menyentuh saraf ketertarikan manusia secara umum. Itu fakta. Semua manusia selalu ingin berbicara cinta. Buku ini, seperti sempat saya katakan, tidak pernah saya niat-prioritaskan untuk saya beli dan jadi koleksi.…

#4 Toto-chan’s childrens

Selain karena saya menyukai buku Toto-chan yang pertama, buku ini di-display sebagai 10 buku best seller saat itu. Iya, saat membelinya, saya termakan rekomendasi dari toko buku mumpuni itu. Buku ini sama-sama merupakan penuturan dari Tesuko Kuroyanagi, perempuan bernama-kecil toto-chan itu. Bila buku pertama berkisah mengenai ia dan sekolahnya yang ‘berbeda’ saat itu, yang berlatar…

#3 The Wisdom of Women

Buku ini adalah hadiah dari Tarbawi. Tiap peserta SMKT (Sekolah Menulis Kearifan Tarbawi) mendapatkannya. Sudah beberapa bulan ditangan saya. Alhamdulillah bisa saya selesaikan malam ini. Reporter Majalah Tarbawi, mba Wasilah yang menghimpun tulisan dalam buku setebal 323 halaman ini membocorkan di halaman belakang buku, bahwa orang-orang yang diwawancarainya untuk buku ini adalah ‘tarbawi berjalan’. Masing-masing mereka…

#2 Allah, Kokohkan Kaki-kaki Kami Di Jalan-Mu

Buku ini adalah satu dari beberapa buku yang saya beli di stand tarbawi-press tepatnya pada IBF tahun lalu. Jadi buku ini hampir berumur satu tahun dalam tangan saya. Tapi, alhamdulillah kemarin bisa saya selesaikan. Bukan perkara ketebalan buku, tentunya. Karena buku ini hanya setebal 323 halaman. Tapi mungkin lamanya saya membaca buku ini lebih diakibatkan…