#190 Playing for Pizza

20160507_222821

Rick Dockery is the third-string quarterback for the Cleveland Browns. In the AFC Championship game, to the surprise and dismay of virtually everyone, Rick actually gets into the game. With a seventeen-point lead and just minutes to go, Rick provides what is arguably the worst single performance in the history of the NFL. Overnight, he becomes a national laughingstock—and is immediately cut by the Browns and shunned by all other teams.

But all Rick knows is football, and he insists that his agent find a team that needs him. Against enormous odds, Rick finally gets a job—as the starting quarterback for the Mighty Panthers . . . of Parma, Italy. The Parma Panthers desperately want a former NFL player—any former NFL player—at their helm. And now they’ve got Rick, who knows nothing about Parma (not even where it is) and doesn’t speak a word of Italian. To say that Italy—the land of fine wines, extremely small cars, and football americano—holds a few surprises for Rick Dockery would be something of an understatement.


Saya sangat excited waktu lihat novel ini ada di deretan buku di rak buku impor milik Rimba Baca. Tentu saja saya langsung mengambilnya. Kenapa saya excited? Karena judulnya agak familiar. Saya pernah lihat judul novel ini di postingan seorang blogger yang saya ikuti. Di post-nya dia berkata bahwa novel ini menjadi salah satu faktor spontaneous trip yang dia lakukan ke Parma dan Bologna. Food culture insight di novel ini yang sedikit banyak menginspirasi tujuan perjalanannya.

Secara cerita, dan dari judul sudah agak kelihatan temanya sebenarnya, novel ini adalah novel dengan teman olahraga. Olahraga apa? American Football. Latar tempat sebagian besar novel ini bercerita: Parma. An old city somewhere deep in Italy.

Rick adalah seorang atlet football NFL meski ia hanya seorang QB cadangan (third string pula!). Dan di saat ia menginjak laga formal pertamanya, ia justru membuat kesalahan fatal yang mengancam karirnya sebagai atlet football dan membuatnya jadi bahan tertawaan dan sasaran amukan fans fanatik olahraga football.

Tapi Rick tidak punya masa depan lain selain football dan terlalu dini untuk pensiun dari olahraga tersebut. Ia tahu ia harus melakukan pelarian (setidaknya hingga gossip tentangnya reda) dan sebagai agen, Arnie akhirnya menelpon ke sana ke mari menawarkan Rick di tim lain hingga putus asa Arnie menghubungi pelatih football nun jauh di Parma untuk membuat deal merekrut Rick ke tim yang diasuhnya.

Rick yang tak punya banyak pilihan, akhirnya menyerah dan menerima tawaran bermain untuk tim Panthers di Parma yang diasuh oleh Sam Russo. Tentu di Italia olahraga yang mendominasi adalah sepakbola. Dan di Parma, orang Italia bermain football karena hobi dan bukan sebagai profesi. Lantas, apakah Rick berhasil beradaptasi dan melanjutkan karirnya sebagai pemain football dan seorang QB?


Tentang American football, sebenarnya saya tidak tahu banyak. Tapi menonton 1 season tv series Friday Night Lights sangat membantu saya untuk memahami penuturan John Grisham tentang dunia olahraga yang Rick geluti. In fact, reading this novel makes me want to know more about the sport and also about the language that Italian people use.

Belum lagi, delightful descriptions about Italian food culture aseli bikin ngiler! The title Playing for Pizza is no joke! No wonder mba Eva sedikit menyangkutkan buku ini ke background spontaneous tripnya ke Parma dan Bologna. Grisham’s narration made us want to relive Rick’s exploration of foods along his experience attending meal threat from his fellow.

Sebenarnya Playing for Pizza adalah buku pertama dari John Grisham yang saya baca. Dan saya bisa simpulkan bahwa it’s not a wise first attempt to get to know John Grisham’s works since this novel is kinda different from his other works. Tapi ya gapapa sih, karena novel ini juga oke meski ngga wow banget buat saya.

There are couple things though, like first, saya ngerasa karakter Rick kurang meninggalkan jejak. Saya pikir harusnya pembaca bisa dapat karakter utama yang remarkable. Secara narasi, novelnya oke, no doubt the work from the maestro (tetep aja sih saya skip beberapa deskripsi jalannya pertandingan football -lebih karena repetisi). Walau buat saya karakter utama di sini, yaitu Rick Dockery, kurang spesial. hal itu bisa ditambal dengan keberadaan karakter Livvy yang membuat half-end of the book terasa lebih hidup dengan karakternya yang suka petualangan dan art history (in which Italy is rich with them). Therefore we can explore more about Italy as the setting.

Last but not least, I game for another Grisham novel. If you are his fan, please leave comment with John Grisham novel recommendation. I’d love to know!

Ciao.


Title: Playing for Pizza
Author: John Grisham
Release Date: September 4th 2007
Publisher: Doubleday
Format: Hardcover
Page Count: 272 pages
Genre: Fiction, Cultural, Sports, Contemporary

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s