#178 Glory O’Brien’s History of the Future

23131328

Graduating from high school is a time of limitless possibilities–but not for Glory, who has no plan for what’s next. Her mother committed suicide when Glory was only four years old, and she’s never stopped wondering if she will eventually go the same way…until a transformative night when she begins to experience an astonishing new power to see a person’s infinite past and future.

From ancient ancestors to many generations forward, Glory is bombarded with visions–and what she sees ahead of her is terrifying: A tyrannical new leader raises an army. Women’s rights disappear. A violent second civil war breaks out. And young girls vanish daily, sold off or interned in camps. Glory makes it her mission to record everything she sees, hoping her notes will somehow make a difference. She may not see a future for herself, but she’ll do anything to make sure this one doesn’t come to pass.


Ini buku keempat dari A.S. King yang telah saya baca. Berhubung A.S. King sudah menjadi penulis yang karyanya saya sukai, sewaktu novel terakhirnya ini terbit, saya lumayan mengantisipasinya. Berharap novelnya ini pun bisa sebagus novel-novelnya yang lain yang saya baca -dan selalu jempolan dalam mengeksplor family issue serta psikologi remaja lewat karakter utamanya. Lalu, bagaimana dengan buku ini? Sesuai ekspektasi?

Well, not really. Maksud saya, this one is good. So good. I loved Glory and as I recall, A.S. King always succeed in bringing remarkable characters in her novels. Tapi novel ini masih kalah dalam memenangkan hati saya jika dibandingkan dengan Everybody Sees The Ants atau Reality Boy. Mungkin karena A.S. King menantang dirinya dengan memasukkan sedikit fantasi ke dalam fiksi remaja kontemporernya ini. Di mana unsur fantasi itu sedikit-banyak terasa aneh. How should I call the part where Glory and her best-friend drink a bat other than weird?

Iya, jadi Glory dan Ellie menemukan seekor kelelawar dalam keadaan beku -bukan freezing, entah kelelawar tersebut tidur atau telah mati , yang jelas kelelawar tersebut tidak bergerak. Mulanya mereka hanya membiarkannya, tapi kelelawar tersebut masih saja berada di tempat mereka menemukan setelah berbulan-bulan berikutnya. Sampai Ellie mengambil kelelawar tersebut dan memasukkannya ke dalam sebuah gelas stoples kecil dan menyembunyikannya. Tapi kelelawar tersebut ditemukan oleh ibu Ellie, Jasmine, yang sambil kesal ingin tahu apa itu di dalam gelas stoples terus mengocoknya hingga kelelawar tersebut berakhir menjadi debu. Dan tak berapa lama kemudian, mungkin terpengaruh alkohol, Ellie menyarankan untuk Glory dan dirinya meminum debu kelelawar tersebut. Voila, Glory kemudian memiliki kemampuan untuk melihat masa depan (sekaligus masa lalu) seseorang hanya dengan berbalas tatap dengan orang tersebut dan Ellie mampu melihat masa lalu seseorang dan orang sekitarnya.

When someone you love chooses to go that way, a large part of you dies along with them. I don’t know how else to explain it. I was four and I understood it. I was now seventeen and I understood it.

They take you with them.

A.S King seolah membuat fantasi ini (penglihatan-penglihatan Β Glory) berparalel dengan konflik yang sebenarnya terjadi pada diri Glory dan keluarganya. Saya ulangi di sini, meski kalian bisa melihatnya di sinopsis di atas, Glory sudah tidak lagi memiliki ibu. Ibunya, bernama Darla dan adalah seorang fotografer pro, meninggal karena bunuh diri saat Glory berusia 4 tahun. Ketiadaan Darla selalu mengusik Glory, ia tumbuh tidak seperti remaja lain karena kenyataan bahwa sang Ibu meninggal bunuh diri selalu membuat ia bertanya, menumbuhkan karakter pesimis dan tak acuh terhadap kehidupan. Well, nantinya, kekuatan yang dimiliki (thanks to the petrified bat) lambat laun membantunya dalam menemukan banyak jawaban yang ia butuhkan tentang Darla and her state-of mind serta tentang move-on; memulai kehidupan baru yang lebih baik di mana ia dengan antisipatif memeluk masa depannya sendiri.

Glory O'Brien quote

Brace yourself, take your time to read Glory’s kind-of-weird story and see that you could discover some thought-provoking narration about life, death, friendship and future. Happy reading!πŸ˜‰


Informasi buku:

Title: Glory O'Brien's History of the Future
Author: A.S. King
Release Date: September 9th, 2014
Publisher: Little, Brown Books for Young Readers
Format: ebook
Page Count: 320 pages
Genre: Young Adult, Coming of Age, Contemporary, Magical Realism

3 thoughts on “#178 Glory O’Brien’s History of the Future

  1. Pingback: [Monthly Recap] April ’15 | Faraziyya's Bookshelf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s