#173 The DUFF

SThe DUFFeventeen-year-old Bianca Piper is cynical and loyal, and she doesn’t think she’s the prettiest of her friends by a long shot. She’s also way too smart to fall for the charms of man-slut and slimy school hottie Wesley Rush. In fact, Bianca hates him. And when he nicknames her “Duffy,” she throws her Coke in his face.But things aren’t so great at home right now. Desperate for a distraction, Bianca ends up kissing Wesley. And likes it. Eager for escape, she throws herself into a closeted enemies-with-benefits relationship with Wesley.

Until it all goes horribly awry. It turns out that Wesley isn’t such a bad listener, and his life is pretty screwed up, too. Suddenly Bianca realizes with absolute horror that she’s falling for the guy she thought she hated more than anyone.


Sebenarnya saya baca buku ini dadakan aja. Mikirnya sih waktu itu, novel ini bakalan gampang dibaca dan bakalan cepat selesainya. Udah gitu memang film adaptasinya baru terbit bulan Februari lalu (dan ya, saya nonton bajakannya ^^v).

Novel ini berkisah tentang Bianca (dipanggil B) yang baru sadar kalau dirinya adalah The DUFF (thanks to Wesley). Diantara sahabat-sahabatnya, Jessica dan Casey, B adalah gadis yang paling tidak menarik. Tentu aja, konflik yang dialami B lebih dari sekedar dijuluki The DUFF. Hubungan kedua orangtuanya berujung pada perceraian. Ayah B kembali alkoholik karena hal tersebut dan B jadi galau banget karena hal itu. Bisa jadi suicidal kalau B ngga ‘melarikan diri’ ke hubungan ‘friends with benefit’ dengan Wesley (her nemesis).

Semakin B terus mengandalkan Wesley untuk mematirasakan kesedihannya, semakin dia jauh dari Jessica dan Casey. Lalu, bagaimana akhir ceritanya?

my thoughtsHmm… Bisa dikatakan saya ngga suka dengan novel ini. Surprising! Soalnya heroine-nya ngga mengundang simpati saya. Lha, salah B sih. Ngapain pake lari ke Wesley dan malah menggunakan seks untuk melampiaskan penatnya padahal ada Casey (selalu ada Casey) yang siap untuk ngedengerin dan berbagi. Bingung aja sih. Dia kan benci sama Wesley, eh malah manfaatin cowok itu. Munafik beud😐

Terus ya, kalau mau dibandingin ke konflik yang saya dapetin di novel-novel YA lain, sebenarnya konflik yang dialami B ini ngga suicidal. Ngga perlu lah dia berdalih ‘mematirasakan’ kesedihannya pake cara bergumul sama Wesley. Saya ngga bermaksud menyepelekan situasi, tapi mungkin saya udah keburu ngga demen sama B yang sikapnya begitu. Paham sih kalau ada situasi yang ngga ngenakin, maka naluri kita adalah ‘kabur’ tapi kan ngga gitu juga. Sekali lagi, ada Casey yang selalu ada buat dia. Kenapa oh kenapa pake bertualang dengan Wesley dulu:/

fb

Novel ini, beda dengan film adaptasinya. Malah film adaptasinya yang lebih fokus ke The DUFF sementara novel ini kehilangan fokus (yah, itupun kalo fokusnya ada di judul). Versi novel punya tone yang lebih gelap sedang film adaptasinya ditujukan menjadi film komedi. Karakter-karakter tokohnya otomatis disesuaikan, jadi Bianca (bahkan Wesley) versi film lebih like-able dibanding dengan versi novel. Selain karakter tokohnya, jalan cerita juga diubah. Versi film mengeksplorasi Bianca yang kepercayaan dirinya tergoyahkan gara-gara dijuluki The DUFF dan bagaimana kemudian dia bermetamorfosis dan menjadi lebih thoughtful tentang makna penampilan seseorang.

Jadi, di antara novel dan film adaptasi, saya lebih pilih film adaptasinya. Lebih entertaining.

How about you? Have you read The DUFF? What do you think?


Title: The DUFF (Designated Ugly Fat Friend)
Author: Kody Keplinger
Release Date: 
Publisher: Poppy
Format: ebook
Page Count: 270 pages
Genre: Young Adult, Contemporary, Realistic Fiction.

Tema: Adaptasi

 

 

6 thoughts on “#173 The DUFF

  1. ihhh kayaknya aku juga bakal nggak suka deh sama bianca *judging sebelum baca hahaha*
    soalnya tipe2 cewek galau agak drama gitu yah… emang susah menciptakan karakter cewek yang likable yah😄

    Like

  2. Pingback: [Monthly Recap] March ’15 | Faraziyya's Bookshelf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s