#149 Love, Rosie

Title: Love, Rosie
Original Title: Where Rainbows End
Author: Cecelia Ahern
Release Date: February 9th, 2005
Format: ebook
Page Count: 443 pages
Status: Read from November 14 to 15, 2014
Genre: Chick Lit, Contemporary Romance


 

You know, you two have the worst timing ever …

When will you ever learn to catch up with each other? -Ruby, page 133.

Rosie Dunne dan Alex Stewart bersahabat. Keduanya bertemu saat mereka berusia 5 tahun, mereka tumbuh menjadi sahabat sejak itu. Alex punya Rosie, Rosie punya Alex. Setidaknya polanya seperti itu sebelum kedatangan Bethany Williams yang menjadi pacar pertama Alex. Karena dengan munculnya Bethany, kebersamaan Rosie dan Alex berkurang. Belum selesai keresahan Rosie karena Alex semakin jarang menghabiskan waktu dengannya, Mr. Stewart –Ayah Alex mendapat promosi dan dimutasi ke Boston. Keluarga Stewart akhirnya pindah ke Boston, termasuk Alex.

Untung saja komunikasi di antara mereka tak putus. Tapi, sebuah ‘kecelakaan’ terjadi saat pesta dansa sekolah. Alex seharusnya kembali ke Irlandia dan menjadi pasangan Rosie. Tapi Alex gagal datang ke pesta dansa dan Rosie berakhir dengan Brian. Setelah malam itu, kehidupan Rosie berubah. Ia mengandung Katie, sementara Brian kabur tak tahu juntrungannya. Mimpi Rosie untuk sekolah di manajemen perhotelan mesti terpendam sementara di Boston sana, Alex melanjutkan studi kedokteran di Harvard.

Its seems unfair. Di usia 19 tahun, ia melahirkan bayi yang tak pernah diimpikannya. Belum lagi tahun-tahun berikutnya di mana tanggung jawab Rosie bertambah dan seolah masa mudanya terenggut. Hubungannya dengan Alex masih berlangsung, tentu saja. Dan hubungan persahabatan antara pria dan wanita tak pernah murni tentang pertemanan bukan? Biasanya sepeti itu, kan? Saat kunjungannya ke Boston untuk pertama kali, Rosie terdorong gegap perasaannya dan mencium Alex. Tapi Alex tak bergeming. Rosie langsung pulang ke Irlandia sedangkan Alex memilih Sally dan menikah dengannya. Bagaimana dengan Rosie, saat Alex bukan lagi miliknya?

Novel ini dikemas Cecelia Ahern dengan format kumpulan pesan: memo, notes, e-mail, chat. Meski tak bisa benar-benar menyelam ke dalam benak karakter-karakternya seperti yang bisa ditawarkan oleh format POV pertama (atau bahkan multi-PoV), format semacam ini cukup membuat kisah Alex, Rosie, dan orang-orang di sekitar mereka, sulit untuk dijeda. Yup. Un-put-down-able. Setidaknya buat saya, yang gemes pengen tahu kapan ya kira-kira bunga-bunga cinta tumbuh antara Alex dan Rosie sampe saya menghabiskan malam (terjaga di malam sabtu, kemarin) menyelesaikan novel ini.

Untuk kisah, sebenarnya novel ini drama banget. Jatuh bangun kehidupan Rosie, ya kurang lebih begitu (di samping kisahnya dengan Alex). Penceritaannya mengalir, membuat yang membacanya tertawa tapi juga beberapa bagian membuat terharu dan menangis. Yes, mempermainkan emosi pembaca #deuh.

Tapi jujur, saya juga capek dibuat novel ini. Bayangkan, novel ini berkisah tentang Rosie dimulai dari ulang tahunnya yang ketujuh hingga ia bertumbuh besar, dewasa dan mencapai usianya yang ke-lima puluh! Ha! Dibilang ngebosenin sih sebenarnya ngga begitu, soalnya pageturner kok ceritanya. Cuma emang bikin gemes. Kayak One Day, hanya lebih panjang dan bikin pembaca lamaaa banget berada dalam penantian; menunggu saat akhirnya cinta antara Rosie dan Alex bersemi.

**If you listen to the song, ada bait yang bunyinya. And friends make better lovers/’Cause they look you in the eye/And they’ll put you in the middle/Of a thousand whys//. Cuma lirik itu sih yang nyangkut sama Love, Rosie. Tapi saya keingetan lagu ini sepanjang baca kisahnya Rosie dan Alex. Oh.. Its such a drag.. nobody knows me better *nyanyi x)

One thought on “#149 Love, Rosie

  1. Pingback: [Movie Adaptation] Love, Rosie |

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s