#114 Da Conspiracao

Da Conspiracao
Afifah Afra
632 halaman, November 2012.
Penerbit Afra Novela, imprint Indiva Media Kreasi.

Raden Mas Rangga Puruhita, pemuda terpelajar, sarjana ekonomi lulusan Leiden, ningrat Jawa, dan visioner. Ia dibuang ke Flores karena terlibat dalam gerakan melawan kekuasaan pemerintah Hindia Belanda.

Tan Sun Nio, gadis yang jelita, cerdas, ambisius, dan terlahir dari keluarga keturunan Tionghoa yang konservatif. Ia membuang diri ke Flores karena dikhianati calon suaminya. Namun, ia justru berhasil membangun sebuah kerajaan niaga terbesar di Indonesia Timur, dan menjadi orang terkaya di Flores.

Adapun Flores yang mereka datangi, sama-sama medan yang penuh bara. Awal abad XX, pulau itu baru beralih kekuasaan dari Portugis ke Belanda. Kondisi belum stabil. Bajak laut dan perampok merajalela. Pemberontakan para raja kecil atau mosalaki membuat bumi kian porak poranda.

Suratan nasiblah yang kemudian membuat mereka bertemu. Awalnya saling berhadapan sebagai lawan. Namun, mereka justru didekatkan ketika sama-sama terjebak dalam sebuah konspirasi tingkat tinggi. Konspirasi yang melibatkan sekelompok bajak laut yang dikoordinasi secara rapi menyerupai Mafioso di Sisilia: Bevy da Aguia Leste. (Goodreads)

Sebelumnya, di De Winst dan De Liefde.

De Winst

Rangga Puruhita, ningrat keraton Surakarta terpelajar, kembali ke Indonesia setelah menempuh pendidikan di Leiden. Ia dijodohkan dengan adik sepupunya, masih keluarga keraton tentunya, yang bernama Sekar Prembayun. Perjodohan yang kurang bisa ia terima, sebelum bertemu Sekar, karena ia telah jatuh hati pada wanita Belanda cerdas berma Kareen Everdine Spinosa. ย Sekar, dibalik fitrahnya sebagai gadis ningrat, adalah seorang perempuan idealis. Bergaul dengan Djatmiko, laki-laki yang aktif dalam gerakan pemuda pejuang kemerdekaan, membuat Sekar semakin matang menjadi sosok idealis ย dan pejuang yang pemberani.

Rangga, meskipun tidak bergabung dengan gerakan pejuang, adalah pribumi yang tahu bagaimana cara mengabdi pada tanah airnya. Meski tidak berkoar lewat tulisan, atau orasi, Rangga bergerak dengan caranya sendiri. Yakni, menggagas pendirian pabrik gula dengan investor pribumi untuk menandingi De Winst yang telah menginjak-nginjak kemanusiaan pribumi yang menjadi buruh di pabrik tersebut. Usahanya ini, diklaim sebagai tindakan menentang Ratu Wilhemina dan dalam sekejap, internering ke Ende adalah vonis baginya.

De Liefde

Berbeda dengan Rangga yang di internering ke Ende, Sekar mendapat vonis externering ke Belanda. Di buku kedua ini, pembaca beralih dari kisah Rangga dan di ajak untuk melihat kehidupan yang terjadi pada Sekar dan Kareen sepeninggal Rangga.

Palais de Liefde, yang menginspirasi judul novel, adalah sebuah puri milik kerabat dekat Ratu Wilhemina. Penulis mengajak kita ke rajutan kisah yang banyak mengambil setting di puri tersebut dan melibatkan Sekar di dalamnya. Di novel ini, penulis menampilkan karakter-karakter baru dan plot cerita tambahan. Selain Sekar dan rajutan kisah yang terjadi di sekelilingnya (di mana ia menjadi mata, bagi kita, pembaca), penulis menghadirkan plot tambahan melalui kisah Kareen dan karakter pribumi tambahan bernama Joedistira.

Buku ini berakhir dengan Kareen yang diselamatkan Joedistira dari incaran tentara Belanda karena ia dianggap pengkhianat bangsanya.

Lalu, Da Conspiracao?

Penulis meminta kita tak perlu gusar dengan kelanjutan kisah Kareen yang diselamatkan Joedistira, karena ia mengajak kita terdampar di Ende bersama Rangga. Tokoh utama di buku pertama.

Seperti judulnya, Conspiracao, buku ini menghadirkan kisah rumit yang menimpa Rangga dan merupakan konspirasi besar. Berbelit. Lagi-lagi, menghadirkan banyak tokoh baru.

Buku ini mengambil dua pov pertama, ditampilkan secara bergantian. Pov Rangga dan Tan Sun Nio. Dari Pov Rangga, pembaca dibawa ke dalam keseharian Rangga yang beradaptasi dengan Pulau Ende yang menjadi tempat pembuangannya. Bertemu dengan warga asli setempat, berkerabat dan bertoleransi dengan karakter yang berbeda agama, hingga terjebak dalam skenario konspirasi pembentukan Republik Flores Raya.

Sedangkan dari Pov Tan Sun Nio, pembaca dibawa ke dalam kisah seorang gadis Tionghoa yang membuang diri ke Ende karena sakit hati diabaikan oleh laki-laki yang memberinya janji menikah. Kakak laki-lakinya, , telah lebih dulu hijrah ke Ende. Menetap di sana dan dalam hitungan tahun berhasil membuat kerajaan perniagaan. Dan, sepeninggal , Sun Nio mewarisi kerajaan perniagaan tersebut.

Dalam sebuah kesempatan, Sun Nio bertemu dengan Rangga dan jatuh cinta. Baginya, sosok Rangga bahkan lebih baik dari tunangan yang meninggalkannya dulu. Dimabuk kepayang oleh cinta, dan di sisi lain Sun Nio adalah pihak dengan sumber uang yang potensial bagi musuhnya, ia membawa komplikasi tersendiri dalam skenario Da Conspiracao.

my thoughtsSecara penulisan, tak ada lagi yang perlu diragukan dari penulis senior ini. Da Conspiracao, seperti pendahulunya, terangkai apik dengan diksi yang kaya; kuatnya plot; dalamnya riset; detilnya narasi latar; dan bertabur manis getirnya romansa insan manusia. Buku ini pun, termasuk page-turning. Saya melahapnya sekali duduk (ditambah berbagai macam posisi membaca๐Ÿ˜€ ).

Tapi, saya tetap tak bisa me-rating buku ini lebih dari tiga bintang. Kenapa? Karena saya ngga sreg dengan romance yang disajikan dalam buku ini. Saya ngga setuju dengan insta-romance yang terbangun. How come, Rangga yang telah beristri dengan Kareen Sjahidah (dan selalu terbayang akan Sekar dalam pikirannya), punya rasa kepada Sun Nio???

Oke lah, karakter mereka bertiga mirip. Bahwa ketiganya adalah gadis mandiri, cerdas dan pemberani. Salahkan laki-laki terbuang yang kesepian? Ha! Di titik ini saya merasa, ini lebih ke historical romance daripada historical fiction. There, hilang satu bintang.

Lalu, skenario amnesia? (block untuk melihat spoiler) Why oh why? Hpfht, murni kekecewaan pribadi, satu bintang lagi hilang.

Other than that, sisi positif yang dimiliki buku ini jauh lebih banyak. Untuk yang sudah mengikuti De Winst dan De Liefde, silahkan baca buku ini. Saya tahu, kalian pasti kangen dengan Rangga Puruhita, seperti saya. Saya lega, tahu kelanjutan kisahnya kembali setelah buku pertama. Karena memang sosok Rangga lah, I admit that he’s kind of a bookboyfriend for me, yang membuat saya terus mengikuti serial ini di samping kentalnya sajian fiksi sejarah yang ditawarkan sang penulis.

If you have read this book, let me know what you think๐Ÿ™‚

Happy reading~

Submitted for:

5eede-postingbarengbbi2014

Februari. Tema Historical Fiction Indonesia

17 thoughts on “#114 Da Conspiracao

  1. dulu baca review buku ini dan ada yang ngasih rating bagus banget, baca review kamu jadi mengurungkan niat๐Ÿ™‚
    belum pernah baca tulisannya mbak Afifah, emang dulu dia terkenal banget ya? kalau nggak salah barengan sama Asma Nadia kan?

    Like

  2. Pingback: [Monthly Recap] February ’14 | Faraziyya's Bookshelf

  3. Waduh, dari judulnya, gak nyangka ini buku hisfic indo.
    Ternyata topik yang dihide karena spoiler itu cukup eksis ya, bahkan di buku hisfic indo ada topik begitu๐Ÿ˜›

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s