#73 The Girl You Left Behind

The Girl You Left Behind by Jojo Moyes
431 pages, ebook version
first published September 27th, 2012 by Penguin
4/5 star

In 1916 French artist Edouard Lefevre leaves his wife Sophie to fight at the Front. When her town falls into German hands, his portrait of Sophie stirs the heart of the local Kommandant and causes her to risk everything – her family, reputation and life – in the hope of seeing her true love one last time.

Nearly a century later and Sophie’s portrait is given to Liv by her young husband shortly before his sudden death. Its beauty speaks of their short life together, but when the painting’s dark and passion-torn history is revealed, Liv discovers that the first spark of love she has felt since she lost him is threatened…

In The Girl You Left Behind two young women, separated by a century, are united in their determination to fight for the thing they love most – whatever the cost.

Kisah sebuah lukisan dan dua wanita beda zaman

Saat ditinggal Edouard untuk berperang, yang menjadi kekuatan Sophie dalam meyakini bahwa ia akan kembali bersama dengan suaminya adalah sebuah lukisan. Lukisan potret Sophie yang dibuat oleh Edouard sendiri. Lukisan yang ia pertahankan agar luput dari inspeksi dan perampasan para tentara Jerman yang menguasai kota kecil tempat tinggalnya.

Namun, suatu hari, lukisan tersebut menyita perhatian Komandan Fredrick. Tanpa diketahui Sophie, Komandan jatuh cinta dengan sosok wanita dalam lukisan yang tak lain adalah Sophie. Tanpa mengetahui hal tersebut, kekaguman tersembunyi sang komandan terhadapnya, Sophie menukar lukisan tersebut dengan informasi tentang keberadaan Edouard. Hanya saja sang komandan mengkhianatinya dan Sophie terlalu naif. Karena yang diinginkan sang komandan, lebih dari sebuah lukisan dan jauh dari kesanggupan Sophie.

Kisah sebuah lukisan dan dua wanita beda zaman

Sudah beberapa tahun Liv ditinggal mati oleh David; suaminya, ia terperangkap dalam rutinitas yang ia anggap untuk membunuh kehilangannya dan belum ada sosok pria yang mampu menggetarkan hatinya lagi semenjak kepergian David. Sebuah lukisan, hadiah David, menjadi treasurenya. Lukisan yang ternyata adalah lukisan yang sama yang dihadiahkan Edouard kepada Sophie, yakni lukisan potret Sophie yang berjudul ‘The Girl You Left Behind’. Sayangnya, lukisan tersebut terancam.

Di London saat itu, sedang marak kasus klaim karya seni yang tersisa dari perang dunia. Klaim yang dilakukan oleh keturunan seniman di masa perang dunia untuk kemudian karya tersebut kembali kepada mereka. Sayangnya, ada unsur uang; bahwa karya-karya tersebut memiliki nilai jual sangat tinggi. Dan lukisan Sophie yang ada di tangan Liv terancam karena ada keturunan Levefre yang ingin mengklaim kepemilikan lukisan tersebut. Demi mempertahankan lukisan yang menandakan cintanya pada David itu, Liv dengan sabar dan penuh usaha menjalani proses hukum. Meski, Paul, seorang pria yang akhirnya memenangkan hatinya setelah sekian lama, ternyata juga berada di pihak keturunan Levefre dan bersebrangan dengan dirinya.

~~~

It’s never just a painting

Yap, novel ini menjelaskan quote itu, bahwa sebuah lukisan bisa tidak hanya sebuah lukisan tapi banyak hal (dan mungkin complicated). Melalui novel ini, dalam sebuah lukisan ada dua kisah cinta dua wanita berbeda zaman; ada seni; ada ketamakan manusia; ada catatan sejarah yang tak terungkap. It’s never just a painting…..

Ini buku Jojo Moyes ketiga yang saya baca, dan punya kemiripan yang mungkin menjadi gayanya. Kisah cinta yang tender dibalut dalam cerita yang ditulis dengan panjang. Poin plus Jojo Moyes adalah pembedaan gaya menulis saat ia menceritakan kisah Sophie dengan kisah Liv. Suka banget part Sophie. Latar sejarahnya, cerita tentang karakter-karakter selain Sophie dan penulisannya yang beautiful. Sayangnya part Liv itu drama banget dan bagian saat Liv menjalani proses hukum untuk klaim lukisan itu rasanya lamaa banget.

Karakternya? Saya menyayangkan sih, part-nya David itu dikit banget padahal saya udah ngarep bakal ‘menemukan kembali’ Will Traynor. Karakter dua heroine utamanya strong. Sophie itu punya karakter strong tapi juga keras kepala sedangkan Liv punya karakter strong yang controlled, neat dan ia selalu bisa bersikap relevan. You’ll find both of them as interesting character, i hope. Lalu Paul, di novel ini ia adalah seorang duda beranak satu (a boy). A good man, and a family man. Saya cuma ngga sreg sama namanya; Paul.

Some quotes

‘I often think that the ability to earn a living by doing the thing one loves must be one of life’s greatest gifts.’

‘He has an innate sense of courtesy, the kind of man who will instinctively open a door for a woman, not because he’s making some kind of chivalrous gesture but because it wouldn’t occur to him not to open the door if someone needed to go through it.’ -Liv, talking of what she likes about Paul

‘I never knew real happiness until you,’

‘Just for carrying on, really. Sometimes, my darling girl, that’s heroic in itself.’ –

Final words

Hope you enjoy this review and if you think you’d read this book, i hope you liked it like i did. Happy reading^^

One thought on “#73 The Girl You Left Behind

  1. Pingback: Faraziyya's Bookshelf | 2013 Reading Challenge Books In English: Wrap Up Post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s