[Monthly Recap] August

Bulan Agustus, postingan yang terbit di blog buku ini cuma 1 postingan rekap bacaan bulanan edisi Juli, 2 postingan meme WW, dan 1 postingan meme Scene On Three. Ngga satu pun postingan review terbit di blog buku ini bulan ini. Ada aja alasan, kalau saya mau kasih alasan. Ah tapi ya sudahlah. Anggap aja ini surutnya performa blog buku faraziyya ini. Meski begitu, kegiatan membaca tetap jalan. Emang udah ngga bisa sebulan ngga baca satu pun buku. Kamu juga gitu kan?

Nah, kalau bulan Juli kemarin bisa dapet baca 16 judul buku dan terbit 9 review, bulan ini saya cuma dapet baca 6 buku (dan empat manga, sebenarnya, tapi ngga usah diitung lah). Sebelum saya kasih tau apa saja enam judul buku yang saya baca bulan Agustus, saya ingin meluruskan gambar di bawah ini:

Untitled

Please, just don’t misunderstand. Jadi sebenarnya, progress saya belum completed. Tapi kemarin, saya emang lagi masukin judul-judul manga yang sudah saya baca. Data waktu saya baca judul-judul manga tersebut, saya sesuain aja dengan waktu saya mendownload file manga-nya. Naah, emang lumayan banyak juga sih serial manga yang saya ikutin (meski mostly bergenre shoujo). Ternyata mereka pelaku utama gambar diatas (-,-). So, setelah ini, saya mau ambil pilihan ‘update my entry’ dan menambah angka Reading Challenge menjadi 150. Yah, semoga tercapai di akhir tahun nanti. 

Lalu, langsung aja deh. Berikut, buku-buku yang saya baca di bulan Agustus:

rekap agustus

  1. You, Maybe: The Profound Assymetry of Love in High School by Rachel Vail. Jadi ceritanya kan saya lagi rendah mood buat baca. Bosan kali ya, jadi pilih asal ebook yang udah tersimpan di hape. Terpilih lah ebook bergenre YA ini. Tapi saya lupa isinya tentang apa, temanya umum. Kehidupan High School luar negeri gitu. Jadi, kalau kalian mau tau ebook ini tentang apa, baca langsung di tautan Goodreadsnya ya.
  2. Shout Out by Kody Keplinger. Ebook YA, lagi. Yah, mungkin karena yang temanya ringan dan gampang dihabiskan kali ya, jadi setelah You, Maybe saya putuskan untuk menghabiskan ebook ini. Eh tapi, yang mendorong saya baca ebook ini juga karena review bookblogger luar yang bilang kalo buku ini isunya lumayan. Isinya tentang apa? Lagi, saya lupa, liat tautan Goodreadsnya aja ya X)
  3. Honeymoon in Paris: A Novella by Jojo Moyes. Sekali lagi, ini asal nyomot dari kumpulan ebook yang saya simpan di hape. Tapi hasilnya, saya suka dengan buku ini. Pendek, tapi sarat tender romance-nya. Novella ini menceritakan dua kisah Honeymoon dari dua orang wanita: Liv dan Sophie. Dua wanita ini terpisah jarak hampir satu abad, Sophie hidup di masa Perang Dunia pertama sedangkan Liv hidup di awal tahun 200an. Dalam kisah mereka, honeymoon tak seindah madu. Kisah keduanya terjalin secara tak langsung oleh sebuah lukisan karya Edouard Levefre yang tak lain adalah lukisan portrait Sophie. Cerita selebihnya, cek tautan Goodreadsnya ya. Jadi Novella ini ternyata Prekuel untuk novel Jojo Moyes yang paling anyar yang berjudul The Girl You Left Behind. Nah, karena tahu akan ada kelanjutan kisah Sophie dan Liv, buku berikutnya yang saya baca adalah The Girl You Left Behind.  Ah, nanti saya mw buat keduanya.
  4. The Girl You Left Behind by Jojo Moyes. Di novel ini, Sophie dan Liv ‘ditinggalkan’ oleh suami mereka. Sophie kehilangan Edouard sebab intervensi Perang Dunia Pertama sedangkan Liv ditinggal David yang meninggal. Novel ini adalah kisah mereka saat (dan setelah) ditinggal oleh suami mereka. Tebel, kayak Me Before You. Tender romance-nya lanjut, tapi emang bagian kisah Liv di sini drama banget dan lumayan bertele-tele. But so far, i still like it. Coba cek tautan Goodreadsnya.
  5. Kutemukan Engkau Di Setiap Tahajudku by Desi Puspitasari. Kalo kata mb Rahmadiyanti ‘Dee’ Rusydi, novel ini mirip film Kiamat Sudah Dekat. Kalo kata saya, hm… nanti ya, tunggu review lengkapnya. Hehhe. Tapi kalian bisa cek tautan Godreadsnya nih😄
  6. Outcast by Adrienne Kress. Novel ini bergenre YA dan pararom. Jadi diceritakan ada sebuah town yang sudah 6 tahun, dan setiap tahunnya, kehilangan penduduk usia mudanya karena diambil ke langit oleh malaikat. Satu dari sekian manusia yang jadi sasaran adalah Chris. The first kiss of our main character, Riley. Ia yang sedih setelah kehilangan Chris, menjadi tak suka dengan malaikat yang sudah 6 tahun rutin  mengambil orang-orang di sekitarnya. Sampai di satu malam, persis saat malaikat turun ke kota kecil mereka, yang menjadi sasaran adalah Riley sendiri. Beruntung ia tak jadi diangkat ke langit karena ia malah menembak sang malaikat. Tapi setelahnya, ia malah menemukan sesosok manusia tak sadarkan diri yang sama sekali bukan penduduk kotanya. Riley yakin bahwa pemuda itu adalah malaikat yang telah ditembaknya. Dan itulah mula dari cerita dalam novel. Tertarik? Cek tautan Goodreadsnya

So, thats a wrap! See you on next month recap. Happy reading🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s