#63 Cinta 4 Sisi

Cinta 4 Sisi by Indah Hanaco
272 halaman
Cetakan 1, 29 April 2013
Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo)
3.5 out of 5 star

Sinopsis, tautan Goodreads:

Ada dua orang kekasih yang merasa diabaikan. Diam-diam bersekutu untuk menyadarkan pasangan masing-masing bahwa mereka ada. Hingga persekutuan itu justru mengikut mereka terlalu dalam. Menyadarkan dan membuka mata akan perasaan murni yang membelit keduanya. Penyangkalan dan penolakan hanya menambah penderitaan saja. Penderitaan karena menyimpan cinta yang terlarang.

Dalam novel Cinta 4 Sisi ini, dua orang yang merasa diabaikan oleh pasangannya adalah Violet dan Quinn. Violet berpacaran dengan Jeffry, sedangkan Quinn adalah pasangan Eirene. Di sebuah pernikahan teman SMA, Jeffry dan Eirene asyik bernostalgia dan lama-lama terlihat akrab. Membuat jengah, baik Violet maupun Quinn. Alibi kedekatan mereka, di pernikahan itu, adalah status bahwa mereka berteman dan cukup dekat karena satu ekstrakuliker. Tapi ada kenyataan lain, Eirene bertransformasi menjadi lebih cantik dan menyimpan fakta bahwa dulu ia menaksir Jeffry. Sedangkan Jeffry, sebagai cowok yang suka dengan ‘keindahan’, begitu pangling dengan perubahan Eirene. Bagaimana dengan pasangan mereka masing-masing?

Violet tidak bermaksud untuk membatasi pergaulan Jeffry sehingga ia tidak ambil pusing mengetahui kedekatan Jeffry dengan Eirene meskipun ia gelisah. Tapi Quinn tidak, ia tidak ingin tersisihkan. Maka Quinn membuat rencana itu: berpura-pura bahwa Quinn dan Violet saling tertarik dan memberi pelajaran pada Jeffry dan Eirene. Lalu hasilnya?

~

The characters

To be honest, Jeffry adalah seorang jek. Gimana bisa seorang pacar yang ngaku cinta banget sama kekasihnya itu jelalatan tiap kali lihat perempuan lain? Sayangnya Violet sedikit bego *sori. Dia luluh sama rayuan Jeffry dan percaya bahwa kebiasaan jelek Jeffry itu bisa menghilang perlahan.

Violet, heroin kita di novel ini. Cewek yang adorable dan sederhana. Manis, mungil dan punya kulit karamel bayangin sendiri ya. Selera lagunya adalah lagu-lagu 90an. Yang membuat dia jadian dengan Jeffry adalah karena Jeffry udah lama mencintai dia dan ngga gampang menyerah. Tapi selebihnya, antara Violet dan Jeffry, mereka tidak saling berbagi banyak hal antara satu sama lain. Nantinya Violet baru menyadari hal tersebut di bagian akhir novel apa ini semacam spoiler ^^v

Eirene. Nothing much i know about Eirene. Nothing much about Eirene that the author described. Kalo physicalnya sih, ya, cewek yang dulu saat SMAnya agak gemuk, jerawatan dan kurang menarik bertransformasi jadi perempuan yang cantik.

Quinn. He is the gentleman. The hero for the heroine. What else can i say about him? Most of the reader of the novel, i guess, probably would fall for him. He is handsome, for sure! And he has a gorgeous attitude! what would we, the ladies, ask for more? Bikin melting lah pokoknya Quinn ini❤

The (love) story

Plotnya simple, dua orang yang kesal karena diabaikan, berusaha menarik kembali perhatian pasangan mereka. Tapi akhirnya mereka terjebak: merasakan perasaan spesial pada satu sama lain. Eh, tapi ngga seseimpel itu juga sih. Hehhe.

Cinta 4 Sisi

Yang mungkin dimaksudkan penulis, sepertinya, bukan cinta bujursangkar. Eh memang bukan sih😐 Tapi tentang bagaimana, 4 orang di tiap sisinya, memandang Cinta. Makanya di bagian belakang novel ini, sang penulis memberikan profil empat tokoh utama tersebut terkait cinta. Lalu empat orang yang berbeda dalam melihat cinta itu terjalin ceritanya di novel ini.

My (appraise) opinion

Saya termasuk yang sepakat bahwa bahasa penceritaan untuk novel itu mestinya berbeda dengan bahasa keseharian atau bahasa gaul. Bukan berarti saya tidak respek pada novel yang menggunakan bahasa keseharian macam gue-elo dsb, hanya saja bahasa novel seharusnya beda dan punya penekanan di keindahan bahasa atau penulisannya. Karena novel buka script sinetron atau film yang akhirnya menjadi bagian sebuah tontonan visual.

Nah, novel ini punya kekuatan di situ. saya tidak tahu apakah novel Indah Hanaco yang lain juga serapi ini tapi penulisan Indah Hanaco  di novel ini well-written and nicely done. Sempat malah, di beberapa bagian, saya merasa novel ini serapi novel terjemahan Gramedia. Rapi tapi tidak sepenuhnya kaku karena emosinya tetep dapet.

Maukah kamu menjadi orang paling penting dalam hidupku setelah Tuhan, Nabi, dan orangtuaku?

Novel ini memberikan pembacanya, cerita yang manis. Bagian-bagian interaksi antara Quinn dan Violet, saat falling in love itu terjadi dengan perlahan, terasa dekat buat saya yang membacanya. Mungkin karena saya juga seorang hopeless romantic, saya ikutan deg-degan dan kesengsem sama sweet attitudenya Quinn. Hehhe.

My last comment

Buat yang suka novel cinta-cintaan yang sederhana kayak saya, novel ini bisa jadi pilihan kamu. Ceritanya manis, bahasanya rapi, dan … ada tokoh gentleman bernama Quinn insert emoticon mata berlope-lope

May you enjoy my review, and … Happy Reading~🙂

3 thoughts on “#63 Cinta 4 Sisi

  1. Pingback: [Monthly Recap] July | Faraziyya's Bookshelf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s