Bagaimana Ziyy Menulis Review?

textgram_1372055037

Isu yang diambil Aul, tentang bagaimana ia menulis review, rasanya menarik juga untuk saya jadikan postingan tersendiri. Yah, sambil meramaikan blog ini. Thanks Aul, for the idea😉

Tidak semua buku yang saya baca, saya buat reviewnya. Nah, kadang itu yang jadi kebingungan, buat saya sendiri. Honestly, saya pengen banget untuk me-review semua buku yang saya baca. Tapi sayang, kadang ada buku yang membuat saya tidak berselera menuliskan review-nya setelah membacanya (contoh, ebook The Summer I Become a Nerd). Kadang ada buku yang sebenarnya bagus, tapi saya tidak me-review-nya karena telah banyak di-review orang lain (contohnya, The Hunger  Games). Dan banyak kejadiannya justru saya pada akhirnya tidak kunjung me-review suatu buku, meski saya begitu ingin bercerita tentang buku tersebut, karena terlalu lama ditinggal setelah membacanya (contoh, The Coffe Memory). They just end up stack on my read-shelf on my Goodreads account. Sigh.😦

Beberapa buku yang di tahun 2013 ini telah dibaca dan di review. Daftarnya review bisa dilihat di page: GR Reading Challenge Progress and Reviews.

Beberapa buku yang di tahun 2013 ini telah dibaca dan di review.
Daftarnya review bisa dilihat di page: GR Reading Challenge Progress and Reviews.

Jadi, bagaimana dengan buku-buku yang telah beruntung saya review di blog ini? Bagaimana caranya saya mereview mereka?

Saya telah membuat 55 review yang terbit di blog ini. Yeay! Jika diratakan berarti kurang lebih 4 s.d 5 buku saya review tiap  bulannya. Dalam mereview mereka, pertama, rentang antara menyelesaikan buku dan mereview-nya tidak boleh terlalu lama. Maks 2 hari. Lalu, biasanya saya langsung mengetik di badan new post di dashboard blog. Saya akan memasukkan gambar buku tersebut terlebih dahulu lalu melengkapi caption gambar dengan info buku dan dilengkapi dengan rating yang menyiratkan seberapa saya menyukai buku tersebut.

Kedua, saya memasukkan kutipan. Ini umum ya, biasanya ini adalah trik untuk menarik pembaca. Tapi kalau saya merasa tidak menemukan kutipan yang cukup mewakilkan bagian yang menarik dari isi buku, maka saya tidak membuka sebuah review dengan kutipan. Langsung ke langkah berikutnya: menggambarkan isi buku (dengan berusaha menghindari spoiler) dalam 2-3 paragraf.

Ketiga, setelah memberikan simbol ‘~’ sebagai pemisah, saya akan langsung menuliskan apa yang saya suka dari buku tersebut, apa yang saya ingin ceritakan setelah membaca buku tersebut, karakter mana yang saya suka dan mengapa, mungkin juga saya akan membandingkan buku tersebut dengan buku lain, memberitahukan kelemahannya, dan mungkin merekomendasikan sang buku kepada yang akan membaca review.

Tiga step itu saya tuliskan dengan bahasa tulis yang tak jauh dari bahasa lisan yang biasa saya  gunakan, kadang saya menimpali review saya sendiri dengan menggunakan bahasa inggris seadanya. Yahh, senyaman saya menuliskan tulisan yang saya rasa juga bisa dibaca dengan nyaman oleh orang lain. i’m trying😀

Itu cara saya mereview buku-buku yang saya ingin review. Kalau mereview buku yang saya sengaja ikutkan untuk lomba, saya berusaha lebih. Karena, membuat review atas nama perlombaan itu kan review dimaksudkan menyesuaikan keinginan penggelar lomba. Tanpa mengesampingkan opini kita yang sebenarnya sih. Nah, biasanya mereview untuk memenangkan suatu lomba ini, saya akan brainstorming dulu. Haiah, bahasanya (-.-)a. Lalu menuliskan ulasan buku dengan memperhatikan kalimat dan katanya, sebisa mungkin tidak kaku meski menggunakan bahasa yang lebih serius. Tapi, berhubung saya suka malas mereview untuk kepentingan orang lain, jadi ngga banyak review serius macam itu. Kadang saya mungkin tergoda lomba resensi yang hadiahnya uang dan paket buku, nah yang begitu biasanya saya akan mencoba untuk berpartisipasi. Somehow, ada  2-3 lomba resensi yang saya menangi dari review yang saya buat.

Well, that is how i review (some of) the books i’ve read.🙂

My new reading journal, to keep some private notes about books i've read. On the right, my writing after reading Are You Mine? ebook by N.K Smith. The review still on my drafts.

My new reading journal, to keep some private notes about books i’ve read.
On the right, my writing after reading Are You Mine? ebook by N.K Smith.
The review still on my drafts.

Eh, kemarin saat lihat postingan Aul, bahwa ia menulis review-nya dulu di buku catatan, saya jadi terinspirasi. Untuk seterusnya, setiap buku yang saya baca, akan saya buat resume tersendiri (dengan bahasa yang membuat saya gampang mengingat konten buku) di sebuah jurnal. The bookblog might save my reviews but i guess i need book of notes to refresh my memory about books i’ve read. Hu um, ingatan saya ga begitu prima terhadap buku-buku yang saya baca. Kadang pengen cerita  banyak tentang buku yang disuka, eh, tapi ingatan yang ada ngga memuaskan. Ugh.

Kadang gini ya, saya mungkin mendapat appraise dari yang membaca review saya, dan mungkin orang tersebut terdorong untuk membaca buku  yang saya review juga. Tapi hal tersebut justru membuat saya takut, kalau-kalau review saya yang telah membuat dia berekspektasi eh ternyata ga sesuai dengan rasa yang ia dapat setelah membaca buku yang bersangkutan. Hpfh. Kalau gini, saya cuma berharap kalau yang membaca review saya ngga menelan mentah-mentah review saya yang ia baca emang siapa elo o_O?. Karena kadang, well kebanyakan, review saya masih emosionil. Hehhe.😀

So, thats a wrap. Lets share, how do you review books? 

7 thoughts on “Bagaimana Ziyy Menulis Review?

  1. Pingback: Antara Zelie, Buku dan Review | Me: Book-admirer

  2. Wah, Ziyy udah sering menang review ya? Hebaatt…😀

    Hhhmm, dulu aku sempet punya jurnal sendiri buat review buku, dan panjangnya gila-gilaan karena aku nulisnya lebih detail dan lengkap dgn spoilernya (toh yg baca aku sendiri, jadi ga masalah xD). Cuma itu jurnal ga bertahan lama, karena (lagi-lagi) aku pemalas. Hahahaa

    Oh iya, aku juga udah bikin versiku sendiri disini:
    http://edensordreamer.blogspot.com/2013/06/bagaimana-saya-menulis-review.html

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s