#53 Attachments

Attachments by Rainbow Rowell 294 pages Ebook version My Rate 3.5/5 stars

Attachments by Rainbow Rowell
294 pages
Ebook version
My Rate 3.5/5 stars

Novel ini mengambil setting tahun 1999, setting milenium dan antisipasi penduduk america sana terhadap Y2K bug (kayaknya sih ini fenomenal disana menjelang millenium like a huge intenet-disaster issue). Dan seperti judulnya, cerita di dalamnya berhubungan dengan email atau bahasa indonesianya surel. Rowell, menggunakan POV orang ketiga yang menceritakan Lincoln. Dan menyisipkan percakapan surel antara Jennifer dan Beth.

Lincoln bekerja mengawasi lalu lintas internet yang terjadi di sebuah kantor harian The Courier. Melalui filter WebFence ia membaca flagged emails yang tidak lolos sensor kriteria yang ditetapkan oleh kantor tersebut. Lalu ada email percakapan pribadi antara Beth dan Jennifer ini, yang meskipun termasuk flagged, tapi tidak pernah Lincoln berikan peringatan. Justru, ia mulai menikmati membaca email antara Jennifer dan Beth. Hal yang aneh berikutnya adalah, dia merasa tertarik terhadap Beth. Yep, ia tertarik (bahkan merasa jatuh cinta #uhuk) meski ia belum pernah melihat Beth.

Setelah beberapa lama mengikuti percakapan Beth dan Jennifer, ia mulai berangan seperti apakah Beth. Meski mereka bekerja di kantor yang sama, kemungkinan mereka bertemu sungguh sangat kecil. Lincoln ‘terkunci’ di ruangan IT dan ia tidak benar-benar memiliki teman mengobrol, mungkin karena kepribadiannya yang introvert. Diluar itu, sungguh, sebenarnya Lincoln adalah ‘anak yang baik’. Di usianya yang telah mencapai 28 tahun, ia masih tinggal bersama sang ibu. Tidak sedang memiliki pacar, satu-satunya pacar yang dimilikinya adalah Sam; pacar SMAnya yang telah putus dengannya di awal masa kuliah mereka. Delapan tahun berikutnya ia tidak memiliki pacar lain. Hingga saat ia bekeja di The Courier dan akhirnya merasa jatuh cinta kepada sesosok Beth. Sayangnya, Beth telah memiliki seorang pacar yang adalah seorang gitaris band rock bernama Chris.

Berbulan-bulan ia bertahan menjadi IT security disebabkan email percakapan Beth dan Jennifer. Dari situ ia tahu bahwa Jennifer adalah seorang ibu muda yang memiliki paranoia terhadap kehamilan dan kemungkinan memiliki anak. Dari email-email tersebut ia tahu bahwa ternyata Beth menganggap bahwa Lincoln adalah seorang yang manis. Yep, Beth yang tidak tahu siapa Lincoln melabelinya dengan ‘My Cute Guy’. Bagaimana bisa Lincoln tidak merasa geer? Bagaimana bisa Lincoln tidak mengantisipasi email-email percakapan Beth dan Jennifer berikutnya karena mungkin saja Beth akan bercerita tentang dia didalamnya? Dan ternyata tidak hanya sedikit cerita tentang Lincoln the Cute Guy yang dibicarakan Beth tapi juga akhirnya Lincoln mengetahui bahwa Beth putus dengan Chris?

Lantas selanjutnya, mudah kah usaha Lincoln untuk mewujudkan ketertarikannya terhadap Beth di kehidupan nyata?


First, the title. Attachments di novel ini menurutku tak cuma sebuah istilah yang biasa di badan email tapi coba ambil penggalannya ‘attach’-nya. Rowell, somehow, berhasil sekali menggambarkan chemistry antara Beth dan cerita di emailnya dengan Lincoln. Bagi Beth, Lincoln adalah love at first sight yang tanpa diketahuinya ternyata adalah seorang yang membaca email-emailnya. Bagi Lincoln, Beth adalah love before love at first sightnya. Ritme novel ini slow pace, dan dengan ritme semacam itu chemistry mereka terbangun dengan pas. Novel ini novel kedua dari Rainbow Rowell yang saya baca dan  sepertinya memang slow pace adalah gayanya.

Second, Rowell bisa menciptakan dialog-dialog yang unyu dan lovely banget tanpa terasa cheesy. Dialog semacam itu juga nanti ada di Eleanor and Park, sedangkan dari novel Attachments ini, dialog itu semacam dialog yang terjadi di bawah ini:

“Lincoln?” she asked.
“Yes?”
“Do you believe in love at first sight?”
“I don’t know,” he said. “Do you believe in love before that?

“I don’t know … ,” she said, sitting up in his lap, laying her cheek on the top his head. “I don’t know what you meant by love before love at first sight.”

“Just that …I knew how I felt about you before I ever saw you,” he said, “when I still thought I might never see you …”

“That’s ridiculous,” she said. Which made him laugh.
“Absolutely,” he said.
“No, I mean it,” Beth said. “Men fall in love with their eyes.” He closed his. “That’s practically science,” she said.
“Maybe,” Lincoln said. Her fingers felt so good in his hair. “But I couldn’t see you, so …”
“So, what did you see?”
“Just …the sort of girl who would write the sort of things that you wrote.”
“What things?”

“Everything,” he said, sitting straighter, keeping hold of her waist. “Everything you wrote about your work, about your boyfriend …The way you comforted Jennifer and made her laugh, through the baby and after. I pictured a girl who could be that kind, and that kind of funny. I pictured a girl who was that alive …”

“A girl who never got tired of her favorite movies,” he said softly. “Who saved dresses like ticket stubs. Who could get high on the weather …
“I pictured a girl who made every moment, everything she touched, and everyone around her feel lighter and sweeter.
“I pictured you,” he said. “I just didn’t know what you looked like.
“And then, when I did know what you looked like, you looked like the girl who was all those things. You looked like the girl I loved.”

Isn’t that dialog above looks lovely >.<

Kadang bukan dialog, tapi dia menggambarkan scene yang sebenarnya simpel tapi tuturannya Rowell ini membuat hal itu jadi lebih beutiful, lebih lovely (ups, how many ‘lovely’ i’ve used here ^^v)

When she smiled up at him, he felt his heart swell against the inside of his chest. He felt that way all the time now. Even when he was holding her, it felt like there was something inside of him trying to burst out and embrace her.

Hal lain yang sepertinya gaya Rowell adalah bahwa dia menghadirkan tokoh utama novelnya bukan seseorang yang physically beautiful  atau beautifully acclaimed atau semacamnya. Lincoln digambarkan sebagai seorang big guy dan Beth juga seorang wanita yang tinggi dan dia tidak pede dengan lengannya. Seperti Eleanor, Beth juga memiliki freckles di wajahnya. Eksplorasi karakter yang dilakukan Rowell juga bagus. Ini novel pertamanya, dan seperti Eleanor dan Park yang mengambil setting 80s, saya suka setting 99-end-to-millenium di novel ini.

I bet i like Rainbow Rowell and her simple-idea-but-lovely-with-no-exagaration-need dari dua novel miliknya yang telah saya baca. Sukaa lah pokoknya. Rowell telah menghasilkan tiga novel. Pertama, Attachments ini yang terbit di tahun 2011, Eleanor and Park di tahun 2012, dan terakhir berjudul Fangirl yang akan terbit bulan September mendatang. Di Goodreads, good thing is rating untuk bukunya ini growing, which is prove that her writing skill improving. Hwaaa, cant wait to read Fangirl >.<


Here are some line, from this novel, highlighted by me:

“During the day. We’re meant to be awake with the sun, soaking up vitamin D, and sleeping at night, in the dark. When you were a little boy, I wouldn’t even let you sleep with a night-light, do you remember? It interferes with melatonin production.”

“Money is a cruel thing. It’s the thing that stands between you and the things you want and the people you love.”

“I was drawn to Chris because he didn’t do that sort of thing. Because he would never do anything that was romantic in a traditional sense. And not just because he was trying to be different, but because his instincts were (are) so different from every other guy’s. It was like dating the man who fell to Earth.”

“Love. Purpose. Those are the things that you can’t plan for. Those are the things that just happen. And what if they don’t happen? Do you spend your whole life pining for them? Waiting to be happy?”

“These things (first love) end,” she said. “They always end. Nobody marries their first love. First love is just that. First. It’s implied that something else will follow.”

“I want someone whose heart is big enough to hold me.”

7 thoughts on “#53 Attachments

  1. Pingback: Wishful Wednesday #12 | Faraziyya's Bookshelf

  2. Pingback: [Monthly Recap] June | Faraziyya's Bookshelf

  3. hallo, aku udah sering baca review kamu
    thanks banget, review kamu membantu, hehe
    kalo boleh tau, download novel ini dimana ya ?
    soalnya aku cari cari ga ketemu, makasih sebelumnya🙂

    Like

  4. Pingback: Faraziyya's Bookshelf | 2013 Reading Challenge Books In English: Wrap Up Post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s