#41 Every Day

Image

I read ebook version of this book, i rate it 3.5 out of 5 stars

Di hari ke 5994, A terbangun di tubuh Justin. Dari sehari menjadi Justin, A menghabiskan waktu di pantai bersama dengan Rhianon -pacar Justin yang disiakan- dan ia jatuh cinta. Ia jatuh cinta kepada Rhiannon. From that time, A berharap ia memiliki tubuh yang tetap; tak lagi terbangun di tubuh yang berbeda setiap harinya.

A adalah ‘sesuatu’, mungkin sebuah ‘jiwa’ mungkin lainnya, sampai akhir cerita penulis tidak memberi clue siapa atau apa sebenarnya A. Sejak lahirnya, A terbangun di tubuh yang berbeda. Setiap hari. Ia merasuki tubuh laki-laki dan perempuan, sedangkan A sendiri bukan keduanya. Ia merasuki tubuh yang sesuai dengan usianya. Ia bisa mengakses ingatan tubuh yang didiaminya agar tetap telah sewajar mungkin, dan ia bisa menciptakan ingatan untuk tubuh tersebut sebelum keesokan harinya ia terbangun di tubuh yang berbeda; agar di keesokan harinya tubuh tersebut tidak terlalu merasakan kejanggalan.

I feel something I’ve never felt before. A closeness that isn’t merely physical. A connection that defies the fact that we’ve only just met. A sensation that can only come from the most euphoric of feelings: belonging.

Jatuh cinta kepada Rhiannon bukanlah perasaan suka yang pertama kali ia alami, tetapi kepada Rhiannon dia merasa selalu ingin bersama.. Sehingga setelah ia meninggalkan tubuh Justin, sebisa mungkin ia hadir dalam hari Rhiannon meski dalam tubuh yang berbeda yang dirasukinya dan yang tidak dikenali oleh Rhiannon. Sampai satu hari, ia mendiami tubuh seorang remaja bernama Nathan dan terjadi apa yang tidak pernah terjadi sebelumnya selama ia mendiami tubuh manusia lainnya; kejanggalan atas keberadaan dirinya terancam diketahui umum. Setelah itu, ia memutuskan untuk menceritakan rahasianya kepada Rhiannon.

“Every morning, I wake up in a different body. It’s been happening since I was born. This morning, I woke up as Megan Powell, who you see right in front of you. Three days ago, last Saturday, it was Nathan Daldry. Two days before that, it was Amy Tran, who visited your school and spent the day with you. And last Monday, it was Justin, your boyfriend. You thought you went to the ocean with him, but it was really me. That was the first time we ever met, and I haven’t been able to forget you since.”

“….I didn’t mean to fall in love with you. But it happened. And I can’t erase it. I can’t ignore it. I have lived my whole life like this, and you’re the thing that has made me wish it could stop.”

Bagaimana reaksi Rhiannon? Percaya kah ia terhadap cerita A yang terasa mustahil itu? Lalu Nathan, A mati-matian menyangkal bahwa ia bukanlah setan seperti yang Nathan kira, tapi bagaimana ia meyakinkannya? Seperti apa ending ceritanya bersama Rhiannon? Dan dapatkah ia menemukan dirinya?

Itulah garis besar cerita novel ini yang bisa saya sampaikan, meski entahlah apakah sinopsis yang saya berikan tentang buku ini cukup baik atau cukup tersampaikan -.-a. Mari lanjut kepada pendapat saya terhadap buku ini.

Rata-rata review Goodreaders tentang buku ini berkata bahwa buku ini bagus dan rerata ratingnya di Goodreads adalah 4.01 out of 5 stars. Memang ide David dengan menghadirkan karakter A ini adalah ide yang segar. Dan penggambaran karakter A pun konsisten. Tapi saya merasa masih ada sesuatu yang perlu dimasukkan lagi ke dalam cerita A. Saya merasa cerita A ini bisa lebih dimaksimalkan. Mungkin pendapat saya ini dipengaruhi oleh jalan cerita A yang lambat yang digambarkan dalam 40 hari kehidupan A di buku ini.

Apart from that, mungkin tujuan sang penulis juga menghadirkan buku ini dalam ritme yang lambar dan hendak menekankannya kepada sesuatu yang implisit tentang makna ‘satu hari’ dari apa yang dialami A. Lalu tentang karakter, yang tentunya mendapat porsi banyak dalam buku ini adalah A dan Rhiannon. Lalu porsi berikutnya diisi Nathan dan Justin. Tapi itu hanya sedikit saja. Well, its fine. Tapi entah kenapa saya pengen tahu sedikit lebih banyak tentang Justin. Tentang apa alasan Rhiannon sampai ia terima saja saat sering diabaikan tapi anehnya di bagian akhir kok dia gampang banget putusnya sama Justin apa karena sudah jatuh cinta sama A?. Ah, nevermind.

After all, its a must-read one. In case you want something variative stories, its this book. I admit it i like it, but i’m not fall for it. Hope you enjoy my review about this books. Happy reading~

We all want everything to be okay . We dont even wish so much for fantastic or marvelous or outstanding. We will happily settle for okay, but most of the time, okay is enough.

Happiness is so rarely part of my vocabulary, because for me, its so fleeting (ah, poor A)

This is what love does: It makes you want to rewrite the world. It makes you want to choose the characters, build the scenery, guide the plot. The person you love sits across from you, and you want to do everything in your power to make it possible, endlessly possible.

13 thoughts on “#41 Every Day

  1. Buku ini tadi direkomendasikan sama Goodreads karena aku pengen baca To Kill a Mockingbird,
    anyway, jadi pengen baca juga gara-gara ceritanya unik begitu.
    Mungkin setelah lulus kuliah baru bisa lega baca-baca😛

    Thx Ziy, btw, pe ernya blm kukerjakan ~
    Hahah

    Like

  2. Pingback: Wishful Wednesday [11] | Me: Book-admirer

  3. Kok sedikit sekali reviewnya ini? Belum menjawab rasa penasaranku, heheh

    Aku pengen sekali batja buku ini setelah membatja prekuelnya yang Six Earlier Days.

    Btw, salam kenal🙂

    Like

    • oia yah, ada prekuelnya. sampe lupa -.-a
      prekuelnya justru terbit setelah every day ya?
      sori if my review dont meet ur expectation. mgkn bisa mampir ke reviewnya stefanie di thebookieelooker.com
      dy review every day d bulan januari kmrn ko ga salah & sepertinya review dr dy bs lebih memenuhi expektasi km🙂
      salam kenal~

      Like

  4. Pingback: [Monthly Recap] May | Faraziyya's Bookshelf

  5. Pingback: Faraziyya's Bookshelf | 2013 Reading Challenge Books In English: Wrap Up Post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s