[Aktivitas Membaca] Juni 2012

Kenapa sih sampai semolor ini? Sebenarnya karena saya galau gimana gitu, pengen cepet posting bacaan bulanan tapi belum banyak buku habis baca yang diulas. Dan sampai detik ini, to do review yang saya catat di posted-it, gadis pantai dan eclair, tak kunjung saya kerjakan. Payah (._. );

Tapi memang, bila melihat jurnal ber-tag sama bulan lalu, saya juga tidak mempostingnya di awal bulan betul, Untuk bulan kemarin, dimana yang saya posting adalah rangkuman kegiatan baca bulan Mei, saya posting pada 7 Juni 2012 (di sini).

Nah, apa saja yang saya baca bulan Juni lalu?

The Art of Reading – Agus Setiawan (***)

Sedikit tentang buku ini, dan termasuk jurnal yang saya ikutkan The Art of Reading Competition, ada di sini. Saya sengaja membeli buku ini memang demi mengikuti lombanya. Selebihnya, ketertarikan saya terletak pada tema yang diangkat: seni membaca. Tak banyak yang diangkat, tetapi yang terangkat oleh buku ini cukup motivatif dan aplikatif. Ada konten simulasi langsung di dalamnya, misalnya simulasi EFT yang dipercaya bisa mengatasi hambatan mental dalam membaca. Atau tentang kondisiflow, yakni kondisi konsentrasi yang akan membuat kegiatan membaca (dan bisa diaplikasikan ke kegiatan lain, sholat misalnya) menjadi lebih efektif.

The Jouney of Iran – Dina Y Sulaeman & Otong Sulaeman (****)

Bergenre travelling, dan buku ini bercerita tentang Iran yang masih dikatakan kolot. But, alamnya Iran ternyata Incredible sekali. Saya tidak sanggup membayangkan saat penulis menyampaikan bahwa Iran pun dikenal sebagai negara empat musim yang hadirnya bersamaan. Penuturan dua penulis yang adalah pasangan suami istri ini, cukup membuat saya menabung mimpi untuk kesana. Ulasannya di sini.

The Naked Traveller #1 – Trinity (****)

Juga bergenre travelling, terlihat jelas dari judulnya bukan?πŸ˜€. Buku ini adalah kumpulan tulisan Trinity dari sekian banyak perjalanan yang telah dilakukannya, dan kumpulan tulisan ini bersegmen. Mulai dari masalah transportasi, airport, penginapan, dan kesemuanya disajikan dengan mengalir dan kocak. Bisa dikatakan saya sangat telat membaca buku ini. Dan sayangnya, meski saya begitu menikmati penuturan perjalanan Trinity, saya tidak membuat ulasannya tersendiri.

Empat Musim Cinta – Adhitya Mulia, dkk (**)

Sorry to say, butΒ  to me, this book is so-so. Sayang banget, padahal desain sampulnya sangatlah manis. Isinya malah sepeti kliping cerpen majalah remaja.

Eclair; Pagi Terakhir di Rusia – Prisca Primasari (***)

Novel ini, bisa dikatakan penulisnya bertanggung jawab. Dalam menyajikan karakter-karakter yang berbeda disiplin profesinya, semua bisa ditampakkan tidak berlebihan tetapi tidak dangkal. Stepanych yang pattisier dan Liver yang seorang dosen sastra, saya suka tokoh mereka secara profesi, karena wawasan mereka yang ditampakkan disini membuat saya tahu tentang pastry dan sastra klasik. Tapi secara karakter, tidak ada tokoh yang dominan saya sukai.

Gadis Pantai – Pramoedya Ananta Toer (****)

Ini buku Pram yang pertama saya lahap, dan saya langsung jatuh hati. Pram memang cerdas, dalam kebahasaannya juga terasa sangat fresh dan jauh dari membosankan. Narasi dan dialog, dalam novel ini, dia gunakan seimbang. Kalau yang saya lihat, komposisi dialog dan narasinya 50:50.Β  Keduanya memikat, baik narasinya maupun dialognya. Keren banget sih, dengan dialog saja Pram bisa menguatkan cerita yang diangkat. He is awesome!

Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah – Tere Liye (***)

Seperti The Art of Reading, novel ini pun saya beli demi ikut lomba. Hehhe. Habisnya sudah booking dan dijanjikan untuk dipinjamkan tapi akhirnya gagal sampai ke tangan saya dengan cara itu. Akhirnya, sepuluh hari menjelang deadline lomba, saya membeli novel ini. Roman yang datang dari Tere Liye, dan menurut saya novel ini didedikasikan untuk pembacanya yang kebanyakan adalah remaja dan galau tentang masalah cinta. Soalnya ini novel menggurui sekali, banyak berfilosofi tentang cintanya anak muda. Ulasan yang saya buat tentang novel ini, bisa dilihat di sini.

Mata Ketiga Cinta – Helvy Tiana Rosa (****)

Kumpulan puisi dalam kumpulan lembaran yang tipis saja, tapi efeknya wih banget. Puisi-puisi Bunda Helvy disini, cantik-cantik sekali. Bikin hati pembacanya bergemuruh, terlebih tema Palestina dan kepahlawan. Seperti puisi Mahanazi dan puisi tentang Bunda Yoyoh Yusroh, atau puisi Kepada Teroris yang menggiring kembali kesadaran kita. Belum lagi puisi-puisi perkara cinta, syahdu bener. Hehhe. Sampai saya arrange bait-bait puisi yang ada dan saya posting di jurnal ini (di multiply).

**

Oia, terhitung tanggal ini, sudah menyusul dua buku yang habis dibaca. Otobiografi Mohammad Hatta #1 (Rotterdam-Bukitting lewat Betawi) dan #2 (Berjuang dan Dibuang). Sebuah peri kehidupan yang tercatat oleh Hatta sendiri dan membacanya bisa menimbulkan efek yang bagus bagi pemuda, menurut saya. Sayangnya, dalam membaca buku yang terakhir, saya terbentur kabar yang disampaikan oleh seorang teman dimana dalam artikel yang ditunjukkannya dikatakan bahwa Hatta adalah seorang muslim liberal? Adakah teman sekalian yang memahaminya? Saya sedih sebenarnya mendengar hal tersebut dan jadi agak galau setelahnya. Hehhe. Jadi curhat butuh pencerahan nih. Heu.

Baiklah kawan, demikian reportase bacaan saya bulan kemarin dan sedikit bacaan pembuka bulan ini. Semoga bermanfaat. Salam semangat bacaaaaπŸ™‚

tambahan:

ini ada rencana target bacaan untuk bulan ini:

From botton to top:
Kisah – Kisah Al-Qur’an Jilid 1 – DR. Shalah Al Khalidy
Palestina Membara (komik grafis) – Joe Sacco
Kisah Hidup Abu Bakar As-Shiddiq – DR. Musthafa Murad
Kado Pernikahan untuk Istriku – Mohammad Fauzhil Adhim
Gempa Literasi – Gol A Gong & Agus M. Irkham
The Geography of Bliss – Eric Weiner
Bilik-bilik Cinta Muhammad – DR. Nizar Abazhah
Otobiografi Hatta – Mohammad Hatta (dua diantaranya sudah selesai)
Ibuk – Iwan Setyawan

Rencananya sih rencananya, pengen mendominasi bulan ini dengan buku-buku nonfiksi. Jangan tertipu dengan jumlah atau ketebalannya ya, diantara buku-buku diatas dalam status currently reading. HehheΒ 

4 thoughts on “[Aktivitas Membaca] Juni 2012

  1. targetnya tebel2 ey!
    target bukuku yang masih terlantar di Malang, coz kemungkinan puasa di kampung halamanπŸ˜€ bisa dipastikan bukunya jadul2 :))

    Like

    • makasih pak, udah mampirπŸ™‚
      yaah.. dimana2 buku memang begitu, hmm teman bercengkerama paling sik asik *gaya ayu tingting*

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s