#23 Rahasia Penulis Hebat: Membangun Setting Lokasi

Penulis                 : Akmal Nasery Basral, Ary Nilandari, Benny Arnas, dkk

Cetakan               : I, April 2012

Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama

Tebal buku          : vi + 123 halaman

Dalam pertunjukan teater, setting harus dibangun di atas pentas, lengkap dengan pencahayaannya. Dalam novel, setting ini dibangun dari pentas kata-kata yang cuma sekilas tapi mampu melahirkan pemandangan yang detail kepada pembaca. –Clara Ng

Selang tiga bulan, serial Rahasia Penulis Hebat yang royaltinya didedikasikan untuk pembebasan tanah Rumah Dunia, muncul kembali dengan judul kedua. Kali ini, temanya adalah setting lokasi dalam karya fiksi. Bila buku pertama merangkum cerita dibalik penokohan karakter fiksi oleh 17 penulis, dalam buku ini hanya 14 penulis -dengan masing-masing ceritanya- berbagi tentang proses kreatif setting lokasi bagi karya fiksinya. Tenang, halamannya malah lebih tebal kok. Dengan penulis-penulis yang berbeda dari buku pertama (kecuali Gol A Gong), buku ini memiliki warna dan kebermanfaatan berbeda tetapi tetap dalam bingkai teknik kepenulisan.

Setting atau latar (saya lebih suka menyebutnya: latar), sebenarnya terbagi tiga. Latar waktu, latar tempat dan latar sosial. Latar waktu dan tempat, definisinya letterlijk. Sedangkan latar sosial mencakup kebiasaan hidup, adat istiadat, tradisi, keyakinan yang menjadi penanda status sosial tokoh dalam fiksi yang kita buat.

Buku ini diawali oleh tulisan Akmal Nasery Basral, bahwa ada dua pilihan dalam membangun latar lokasi. Seorang penulis bisa jadi belum pernah berada dalam lokasi yang digunakannya dalam karya fiksi, tak apa, karena hal ini bisa diatasi dengan riset yang memadai. Seorang penulis yang pernah berada dalam lokasi yang digunakannya, maka hal tersebut jauh lebih baik karena kemungkinannya lebih besar dalam mengajak pembaca larut dalam latar yang dibuatnya.

Penyajian latar lokasi, kata Ary Nilandari, baiknya menggunakan metode deskripsi autoritatif. Biar tak terkesan latar tersebut sebagai latar tempelan belaka. Oleh karena itu, latar lokasi juga mesti logis. Hal ini disepakati oleh Benny Arnas, yang mengatakan bahwa latar yang perlu disuguhkan kepada pembaca adalah ruang tafsir yang logis yang akan membuat karya fiksi menjadi hidup dan berkesan.

Tentu saja, di dalam buku ini ada contoh-contoh narasi yang kental latar lokasi. Bahkan salah satu penulis, Hanna Fransisca, menyajikan tulisan yang bukan lagi ‘how to make a good setting’ tapi tulisan yang memang kaya akan latar lokasi bahkan dibalut latar sosial yang mengalir. Latar, bagi penulis, kepentingannya menjadi beragam. Bagi Clara Ng dan Gol A Gong, latar adalah yang membentuk karakter. Dan, pada intinya memang latar menjadi semacam garam bagi sayur. Diibaratkan kunci untuk berhasil membentuk theatre of mind para pembaca bahkan sampai bisa dimanfaatkan sebagai foreshadowing karya fiksi yang kita buat.

Tiga bintang dari saya, tapi sampul buku ini lebih menarik dari yang pertama.

Semoga bermanfaat🙂

Selamat membaca~

4 thoughts on “#23 Rahasia Penulis Hebat: Membangun Setting Lokasi

  1. blog walking…numpang komen ya🙂
    penceritaan latar memang berpengaruh besar bagi pembaca jadi menarik atau malah membosankan.. bermanfaat ya bukunya

    Like

    • mangga, mangga, mau ngeteh atau ngopi dulu?😀
      hu um, memperkuat karakter jugaa tentunya. karena kekentalan karakter, salah satu contohnya kan Laskar pelangi, bisa begitu punya daya tarik bahkan sampai banyak yang kemudian penasaran dengan Belitung.
      bermanfaat, apalagi secara teknis buat penulis pemula.

      Like

  2. halo, salam kenal farazziya🙂
    sepertinya saya mesti beli buku ini nih. dari dulu punya niat belajar menulis, tetapi selalu mentok kalo udah urusan latar belakang ini😦

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s